3M yang Bikin Banjir Orderan Store Owner Alfamind

Pernah nggak sih kamu sudah punya banyak produk yang bisa dijual, tapi orderan masih terasa sepi? Padahal, sebagai Store Owner Alfamind, kamu bisa menawarkan berbagai kebutuhan customer mulai dari groceries, pulsa, paket data, sampai produk rumah tangga.

Sebenarnya, punya banyak pilihan produk saja belum cukup. Kamu juga perlu tahu cara membuat customer tertarik untuk membeli. Salah satu cara yang bisa kamu coba adalah menerapkan 3M yang bikin banjir orderan, yaitu Menawarkan, Memakai, dan Menceritakan.

Tiga langkah ini sederhana, tetapi bisa membantu kamu membangun hubungan yang lebih dekat dengan customer. Kamu nggak cuma sekadar jualan, tetapi juga memahami produk dan bisa memberikan rekomendasi yang lebih meyakinkan.

Baca juga Komunitas Store Owner Alfamind: Tempat Bertumbuh dan Berkembang Bersama

Kenapa 3M Bisa Membantu Meningkatkan Orderan?

Dalam jualan, customer biasanya tidak langsung membeli hanya karena melihat sebuah produk. Mereka bisa saja masih mempertimbangkan harga, manfaat, kualitas, atau bahkan bingung memilih produk yang sesuai.

Di sinilah peran kamu sebagai Store Owner Alfamind menjadi penting. Kamu bisa membantu customer menemukan produk yang memang mereka butuhkan.

Dengan menerapkan 3M yang bikin banjir orderan, proses jualan bisa terasa lebih natural. Kamu menawarkan produk sesuai kebutuhan, mencoba atau memakai produknya, lalu menceritakan pengalaman dan keunggulannya kepada calon pembeli.

Cara ini juga membuat kamu lebih mudah membangun kepercayaan. Customer akan merasa mendapatkan rekomendasi dari orang yang memahami produk, bukan sekadar ditawari barang.

1. Menawarkan: Jangan Menunggu Customer Bertanya

Langkah pertama dalam 3M yang bikin banjir orderan adalah Menawarkan.

Banyak Store Owner mungkin masih berpikir, “Kalau ada yang butuh, nanti mereka pasti chat.” Padahal, customer belum tentu tahu kalau kamu menyediakan produk yang sedang mereka cari.

Karena itu, jangan ragu untuk menawarkan produk secara aktif.

Namun, menawarkan bukan berarti mengirim semua katalog kepada semua orang. Cara seperti ini justru bisa membuat customer merasa terganggu.

Kamu bisa mulai dengan mengenali kebutuhan mereka.

Misalnya, ada teman yang sedang menyiapkan acara keluarga. Kamu bisa menawarkan kebutuhan seperti minuman, makanan ringan, alat makan, atau perlengkapan rumah tangga yang tersedia di Alfamind.

Tawarkan Produk Sesuai Kebutuhan

Kunci dari tahap Menawarkan adalah relevansi.

Sebelum menawarkan produk, coba perhatikan kondisi customer. Apa yang sedang mereka butuhkan? Apa yang sedang mereka cari? Atau kebutuhan apa yang mungkin muncul dari aktivitas mereka?

Dengan begitu, penawaran kamu terasa lebih personal.

Jangan Lupa Tawarkan Promo

Selain kebutuhan customer, kamu juga bisa memanfaatkan promo yang sedang berlangsung.

Promo bisa menjadi alasan tambahan bagi customer untuk melakukan transaksi. Jadi, jangan hanya tahu produknya, tetapi pastikan kamu juga mengetahui informasi promo yang sedang berjalan.

Kamu bisa menyampaikan promo dengan bahasa sederhana.

2. Memakai: Kenali Produk Sebelum Menjualnya

Setelah menawarkan, langkah kedua dalam 3M yang bikin banjir orderan adalah Memakai.

Maksudnya bukan berarti kamu harus membeli semua produk yang tersedia di Alfamind. Kamu bisa mulai dari produk yang memang kamu butuhkan atau produk yang sedang ingin kamu kenali lebih jauh.

Kenapa ini penting?

Karena pengalaman menggunakan produk bisa membantu kamu memahami kelebihan dan kekurangannya.

Saat customer bertanya, kamu tidak hanya mengandalkan deskripsi produk. Kamu bisa memberikan gambaran berdasarkan pengalaman penggunaan.

Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Saat memakai sebuah produk, jangan hanya mencari kelebihannya.

Kamu juga perlu memperhatikan bagian yang mungkin menjadi kekurangan. Dengan begitu, kamu bisa memberikan informasi yang lebih jujur kepada customer.

Misalnya, sebuah wadah makanan memiliki ukuran yang praktis untuk dibawa bepergian, tetapi kapasitasnya mungkin kurang cocok untuk kebutuhan tertentu.

Pengalaman Produk Bisa Jadi Bahan Konten

Kamu juga bisa memanfaatkan pengalaman memakai produk untuk membuat konten.

Misalnya, kamu mencoba sebuah produk rumah tangga. Setelah itu, buat konten sederhana yang menunjukkan bagaimana produk tersebut digunakan.

Nggak perlu selalu membuat video yang terlalu rumit.

Kamu bisa membuat video singkat, foto produk, atau bahkan Story WhatsApp yang menunjukkan penggunaan produk tersebut.

3. Menceritakan: Bagikan Pengalaman kepada Customer

Langkah terakhir dalam 3M yang bikin banjir orderan adalah Menceritakan.

Setelah kamu menawarkan produk dan mengetahui pengalaman menggunakannya, sekarang waktunya membagikan cerita tersebut kepada customer.

Cerita sederhana bisa membuat produk terasa lebih dekat.

Misalnya, kamu baru menggunakan sebuah alat masak dan merasa proses memasak jadi lebih praktis. Kamu bisa menceritakan pengalaman tersebut melalui WhatsApp Status.

Contohnya:

“Aku baru coba alat masak ini. Ternyata ukurannya pas banget buat dipakai sehari-hari dan gampang dibersihkan. Buat yang lagi cari perlengkapan dapur, bisa banget dipertimbangkan.”

Ceritakan Manfaat, Bukan Sekadar Spesifikasi

Saat menceritakan produk, coba ubah spesifikasi menjadi manfaat.

Misalnya, daripada hanya mengatakan sebuah produk memiliki ukuran tertentu, kamu bisa menjelaskan bagaimana ukuran tersebut membantu customer dalam penggunaannya.

Daripada hanya menyebut sebuah produk memiliki bahan tertentu, ceritakan kenapa bahan tersebut membuat produk lebih nyaman digunakan.

Customer biasanya lebih mudah memahami manfaat yang bisa mereka rasakan dibandingkan daftar spesifikasi yang terlalu panjang.

3M yang Bikin Banjir Orderan Bisa Dimulai dari WhatsApp

Kamu nggak harus punya ribuan followers untuk menerapkan 3M yang bikin banjir orderan.

WhatsApp bisa menjadi salah satu tempat paling sederhana untuk memulainya.

Coba manfaatkan WhatsApp Status untuk membagikan produk, promo, pengalaman memakai produk, atau rekomendasi berdasarkan kebutuhan tertentu.

Misalnya, dalam satu hari kamu bisa membuat beberapa jenis konten.

Pagi hari, kamu bisa membagikan produk yang sedang promo. Siang hari, kamu bisa membagikan pengalaman menggunakan produk. Sore atau malam hari, kamu bisa mengingatkan customer yang sebelumnya pernah bertanya.

Cara ini membuat aktivitas jualan lebih konsisten.

Jangan Takut Follow Up Customer

Sudah menawarkan produk, tetapi customer belum langsung membeli? Jangan langsung menyerah.

Bisa saja mereka masih mempertimbangkan produk, belum punya waktu membeli, atau memang belum membutuhkan saat itu.

Kamu bisa melakukan follow up dengan cara yang santai.

Misalnya:

“Kak, kemarin sempat tanya produk ini. Kalau masih cari, aku bisa bantu cek stok dan promo terbarunya ya.”

Follow up seperti ini terasa lebih membantu daripada terus-menerus bertanya, “Jadi beli nggak?”

Intinya, tetap berkomunikasi tanpa membuat customer merasa tertekan.

Gabungkan 3M Agar Jualan Lebih Natural

Kekuatan utama 3M yang bikin banjir orderan justru ada pada kombinasi ketiganya.

Pertama, Menawarkan membuat customer tahu bahwa kamu menyediakan produk yang mereka butuhkan.

Kedua, Memakai membuat kamu lebih memahami produk yang ditawarkan.

Ketiga, Menceritakan membuat pengalaman tersebut bisa menjadi alasan bagi customer untuk lebih percaya dan tertarik.

Tips Supaya 3M Lebih Efektif

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar strategi ini semakin maksimal.

1. Kenali Customer Kamu

Jangan hanya fokus pada produk. Kenali juga orang yang menjadi target jualan kamu.

Apakah mereka ibu rumah tangga? Pelajar? Karyawan? Pemilik usaha? Atau orang-orang di lingkungan sekitar?

Semakin kamu memahami kebutuhan mereka, semakin mudah menentukan produk yang tepat untuk ditawarkan.

2. Pilih Produk yang Mudah Kamu Ceritakan

Kamu tidak harus mempromosikan semua produk sekaligus.

Pilih beberapa produk yang menurut kamu menarik, sedang dibutuhkan, atau sedang memiliki promo.

Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus membuat penawaran dan konten.

3. Buat Cerita yang Jujur

Jangan melebih-lebihkan produk hanya demi mendapatkan transaksi.

Kalau kamu menemukan kelebihan, ceritakan. Kalau ada hal yang perlu diperhatikan, sampaikan juga.

Rekomendasi yang jujur bisa membuat customer lebih percaya dan berpotensi kembali bertransaksi.

4. Konsisten Menawarkan

Jangan hanya aktif jualan ketika sedang membutuhkan transaksi.

Cobalah rutin membagikan produk, promo, dan pengalaman menggunakan produk. Dengan begitu, customer akan semakin mengenal kamu sebagai orang yang menyediakan berbagai kebutuhan.

5. Manfaatkan Promo Alfamind

Promo yang sedang berlangsung bisa menjadi momentum untuk meningkatkan transaksi.

Karena itu, pastikan kamu selalu mengikuti informasi terbaru Alfamind. Saat ada promo yang relevan dengan kebutuhan customer, kamu bisa langsung menginformasikannya.

Yuk, Terapkan 3M Mulai Sekarang!

Jualan sebenarnya nggak harus selalu terasa seperti sedang jualan.

Dengan 3M yang bikin banjir orderan, kamu bisa membangun proses jualan melalui cara yang lebih natural. Mulai dari menawarkan produk sesuai kebutuhan, memakai produk untuk mengenalinya, sampai menceritakan pengalaman kepada calon customer.

Semakin sering kamu mencoba, semakin mudah menemukan gaya jualan yang cocok untuk kamu.

Apalagi sebagai Store Owner Alfamind, kamu punya banyak pilihan produk dan layanan yang bisa ditawarkan tanpa perlu menyimpan stok barang di rumah.

Jadi, gimana? Sudah siap menerapkan Menawarkan, Memakai, dan Menceritakan untuk meningkatkan peluang orderan kamu?

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *